Dihina Jelek & Gemuk Saat Reuni Suaminya, Wanita Ini Menelepon Seseorang Kemudian

Dihina Jelek & Gemuk Saat Reuni Suaminya, Wanita Ini Menelepon Seseorang Kemudian





Reoni merupakan ajang pertemuan antar teman lama. Mengenang masa lalu menjadi sesuatu kesenangan tersendiri yang kadang lucu, sedih serta perasaan campur aduk masa lalu. Bukan hanya itu seharusnya ditempat tersebut terjalin silaturahmi antar teman lama dengan orang baru seperti suami atau istri temannya.

Namun sayangnya pada masa sekarang banyak sekali kejadian buruk, reoni menjadi ajang pamer segalanya. Seperti jabatan tinggi, istri atau suami cantik serta segala kemewahannya. Bahkan kadangkala lupa bagaimana memperlakukan orang lain disekitarnya atau teman lama karena merasa berbeda atau tidak sebanding. Kisah ini juga terjadi pada sepasang suami istri yang mendatangi reoni kuliah. Suatu ketika ada acara reoni sekolah seorang pria. Pria itu sudah tentu membawa istrinya keacara tersebut. Awalnya pria itu datang sendirian berbincang-bincang banyak hal mengenai pekerjaan, keluarga ada pula yang menceritakan bahwa memiliki istri cantik, ramping dan menggoda. Pembicaraan itu semakin jauh dimana masing-masing bercerita kapan mereka bertemu istri dan menceritakan kesempurnaan pasangan masing-masing dan pria ini berjanji memperkenalkan istrinya kepada semua temannya.

Selang beberapa saat perempuan cantik masuk ruangan yang ternyata dulu adalah wanita yang pernah pria itu sukai semasa di Universitas. Ia memang semakin cantik dan menarik namun tentu sang pria sudah tidak tertarik sebab ia sangat mencintai istrinya. Setelah semua berbincang istri dari pria tersebut masuk ruang dan diperkenalkan kepada teman-temannya. Sungguh sakit hatinya, ketika mereka mengolok-olok bahkan menghina dengan kalimat kasar dan buruk terhadap istrinya. Tidak jauh berbeda kalimat olokan untuk istrinya yang tidak menarik bahkan buruk rupa datang dari gadis cantik yang dulu pernah ia sukai selama kuliah.
Istrinya dengan tenang kemudian istrinya menelepon seseorang dan melanjutkan obrolan. Terlihat wanita cantik tersebut menerima telepon kemudian dia diam tanpa sepatah katapun keluar bahkan olokan itu lenyap. Karena suasana semakin tak nyaman dia memutuskan pulang lalu diikuti suaminya sebab rasa kecewa sudah merasuk dihati atas perlakuan semua teman-temannya. Setelah sampai rumah suaminya ini bertanya siapa yang ditelepon. Istrinya menjelaskan bahwa dia menelepon ayahnya memberitahukan bahwa karyawannya kurang ajar bahkan tidak punya sopan santun dan etika mengapa dipertahankan dikantor. Suaminya penasaran dari mana dia tahu bahwa ia karyawan ayahnya ternyata dari seragam yang ia pakai ketika reoni.
Sebenarnya sebelum menikah wanita tersebut cantik dan tubuhnya ramping hanya saja setelah melahirkan anak pertama dia jatuh sakit dan mengkonsumsi berbagai obat asal sembuh meskipun efek sampingnya adalah penggemukan badan. Meskipun demikian suaminya tidak pernah menyesal telah menikahi istrinya karena ia tahu meskipun ia gemuk sifat penuh cinta, positif, ramah dan penuh kasih seperti awal menikah. Dia sadar bila istrinya lah yang membuat ia sukses seperti sekarang.

Kisah ini mengajarkan bahwa jangan pernah meremehkan orang lain apapun yang terjadi. Seburuk-buruknya orang secara fisik bisa jadi ia lebih baik dari kita. Bersyukur atas segala pemberian Allah tapi bukan meremehkan orang lain atau menghina hanya karena dia tak sempurna seperti kita.

Komentar

Postingan Populer